Produksi kurma dunia diproyeksikan mengalami peningkatan pada tahun ini, didorong oleh perluasan lahan tanam di beberapa negara penghasil utama di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara. Perbaikan teknik irigasi turut disebut sebagai faktor pendukung kenaikan hasil panen.
Perluasan Lahan di Negara Produsen
Sejumlah negara penghasil kurma terbesar dilaporkan memperluas area perkebunan mereka dalam beberapa tahun terakhir, seiring meningkatnya permintaan ekspor dari berbagai kawasan, termasuk Asia Tenggara.
Teknologi irigasi tetes yang lebih efisien juga membantu petani di wilayah kering menjaga produktivitas pohon kurma tanpa bergantung sepenuhnya pada curah hujan musiman.
Peluang bagi Importir
Peningkatan pasokan global berpotensi membantu menstabilkan harga kurma impor di pasar internasional, termasuk Indonesia, meski dampaknya terhadap harga eceran domestik biasanya membutuhkan waktu beberapa bulan untuk terasa akibat proses distribusi dan kontrak pembelian jangka panjang.
"Kenaikan produksi global ini kabar baik, tapi harga di tingkat konsumen tetap dipengaruhi banyak faktor lain seperti nilai tukar dan biaya logistik," kata seorang analis komoditas pangan.
PasKurma.id akan terus memantau perkembangan tren produksi kurma global dan dampaknya terhadap pasar dalam negeri menjelang musim permintaan tinggi tahun ini.